Wednesday, June 28, 2006
Thursday, June 22, 2006
Mae Fave Plan oF The Month
Di site eplans, koleksi-koleksi floor plan yang disediakan cukup banyak. Mulai dari gaya arsitektur jaman kolonial, kontemporer, neoclassical sampe mediteranian. Disetiap plan yang ada disertakan juga plan pricing dan home's features-nya.
Dibawah ini, termasuk salah satu my fave plan. Denah rumah two-story dengan style kontemporer simpel, yang juga dipengaruhi oleh gaya craftsman. Sebuah perpaduan yang apik elegan.
- Accompanied by ColdpLay n Foo Fighters
Thursday, June 15, 2006
Black and Beautiful
Ini hasil karyaku pas masih di tingkat pertama. Bulan-bulan semester itu emang kita dikasih tema buat bikin desain tekstil khusus Black en White. Mulei dari kotal-kotak, stripes, bulet-bulet ampe disuruh combined all of them.
Btw, Textile emang mata kuliah yang paling aku sukha selain Drapping en Fashion Design. Kalau aksesoris baru kita dapat setelah menginjak tahun kedua. Enaknya, kita bisa ngerjain disain sambil dengerin musik en ngemil *psssttt aslinya sihh dilarang cuman gapapah kalow gagh ketahuan heeheheheh*. Kadang-kadang kalo laghi pada gagh tahan laperrr, terpaksa mojok di sudut ruangan buat makan soalnyah kalo ketahuan ama si Mister kepala pasti bakalan dimarah-marah dengan nada Arab Libanon yang so weird....hmmmppp kalo aku biasanya cuman ketiwi-ketiwi aja abizz gagh paham blass ama yang diomongin. Kalo dia ngomong bahasa inggris tambah binun, kok jadi campur aduk ama french getuhh...dan akunya gagh paham bahasa prancis. Aduh Misterr, marahnya ke yang laen ajha degh hheheheh.
Dan mata kuliah yang paling aku gagh suka, masuk urutan pertama adalah jahit-menjahit. Heran jugha...paling malezz banged kalo udah hari pelajaran sewing, kaena kaki en tangan ini enggan getuhh *bilang aja malesss*. Trusss pelajaran Pattern Making yang bikin pusing. Mana dosennya killer, salah garis en ngitung dikit udey marah-marah, duuuuh kae orang mesir ajha bawaannya esmosi mulu.
Duluuh, kita pernah punya dosen buat ngajar Drapping lulusan Lasalle College Amrik. Cuman gagh tau kenapa, kita ngerasa method yang dia ajarin beda bangedd ama yang udah kita dapet, so..jadi sering sama-sama bingung. Beliou padahal udah pengalaman ngajar di China, Taiwan en Thailand. Tapi karna mungkin metode yang kita dapet dulu lebih ke French *kaya ESMOD* gitu so jadinya beliou gagh bertahan lama soalnya temen2 pada komplein. Padahal aku sendiri ngerasa asik-asik aja meski sometime ikut bingung ama metodenya, cuman dia orangnya enak buat ngobrol, kaliyy karna pengalaman beliou ngadepin orang-orang Asia *coz I'm the only Asian girl*
Balik ke tekstil disain.......smogha keinginan buat jadi textile designer bisa kesampean dehh, amin-amin ya Rabb. Pengennya bisa kayak Orla Kiley, Piet Mondrian en Emilio Pucci. They're such a great designer.
-Accompanied By Samy Yusuf en Brandi Charlile-
Friday, June 09, 2006
Charity Bazaar Support For Jogja

Berupa bazaar sederhana, diadakan di daerah Maadi, Kairo. Terdiri dari berbagai jenis masakan Indonesia seperti soto ayam, bakso, sate, nasi goreng, rendang, juga berbagai snack khas nusantara. Tak sampai tiga jam, makanan habis terjual karna para pengunjung yang emang hampir semuanya Ibu-ibu sangat pay attention dan begitu semangat memborong makanan. Setiap akan membeli, mereka selalu menanyakan apa makanan itu spicy, salty or just sweet. Hmmmmpp.......dan namanya Ibu-ibu, mereka selalu worry kalo-kalo bobot timbangan mereka bakalan bertambah *pastilah madam, hehehehe
Akhirnyah, kita hanya berharap semogha dari hal kecil yang bisa kita lakukan ini, akan sedikit meringankan beban para sodara-sodara kita di Jogja. Dan yang pasti, doa tulus tak pernah putus kita panjatkan.
Friday, June 02, 2006
Wiken Fun Questions
13Th QuesTioNs on LufLy fRiday.
You start the day with.............
- Segelas air putih
Is there a cosmetic that you just can't live without...............
- Lip baLm
- LotiOn
Name your worst habit............
- Pas gaGh Bisa tekDung MaLem aLias InSomnia
- SeriNg kuMat maLeSnyaHhh
- ParNo baNgedd
Where do yOu drEam of Living...........
- Di ruMah yaNg deSainnYa aKu biKin SendiRi *SoMewhEre to caLLed hoMe*
What's Your GreAteSt feAr.............
- DiceriTain, MbacA ato NontoN fiLm HorRor. pLiss, TakuT baNgedd Yang naManya Hantuww
- Naik kaPaL or renaNg di Laut. Pyuhhhh, gagh mo teNggeLam untuk Kedua kaLinya
If you CouLd learN tO dO oNe neW tHing, What wouLd it Be? and Why...........
- PeNgen beLajaR baHasa Jepang, OriGami n IkeBana, cOz....pEngEn baNGedd biSa ke sOnohh. Eww khan haruss miLih saTu ajha *uPpss biariN*
ThiNgs tHat AmazeD you The mOst............
- ArsiTekTur, aRsiTektur en ArsiTektur heheheheh
- Contemporary ArtWork, Urban Design
- HaL yaNg baRu perTama aKu Lihat, Dengar n Rasakan *sowie SheiLa oN 7, ngUtip neiyy*
WhaT's tHe quEstiOn u reaLLy haTe beiNg askEd..........
- kaPan gEmuK?? Wikikikikik, kaEna baKaLan StagNa giNi deeiiyy. Sabarrr Sabarrr
- Kapan meRRid?? Mmphhhh taR kaLo dah WakTunya juGha diKabar-KabaRin koooqq, mercy..mercy atas perhatiannya
TeLL soMeThiNg you'Re baD at............
- MenNgingaT-IngAt LeTak BarAng *ooPss reaLLy forGetFuL*
- NgOmong dePan pubLik. Plisss dehh, meNDingan Suruh gamBar ajha :)
You aLwayS dReam oF haVing............
- DaPur yaNg iNdah en Luas pLus koMpLidd appLiaNces-nyah *Insya Allah kesampean heheheh*
- BuTik kHususTas en SepaTu, tar-tar paDa mamPir yahhhh..diSkon-diSkonnn
- PlaYgRouP or TK
- PriVate BaNk unTuk RakYat yaNg kRediTnya tanPa BunGa :P
- Udah ah.....tuw aJha Lon aDa yang KesampeAn
DesiGner yOu waNt to mEEt...................
- Issey MiyaKe (hiyy ngiMpi baNgedd gagh Siyy, eiTt keTemu ELie Saab aja biSa, sO...cHayooo)
- KarL LagerFeLd yaNg diSainernya CHANEL, si Kakek fuNky :)
Song en mOvie yOu neVer bOred tO Hear n waTch..................
- LaGu-LagUnya Om Ebiet G Ade, Ademmm
- Smuwa PiLemnyah Jackie Chan, kaLo noNton PiLem laEn gaGh beTah
Last Book yOu Read..............
- Cairo ShoPPing n Dining Guide
- Ziarah maKam aULiya
Sunday, May 28, 2006
Mae co[O]king Dilemma
Biasanya, warung dan resto-resto Asia memang ramai oleh kalangan mahasiswa selama masa-masa ujian. Dan bagi mahasiswa yang beruang (wehh..maksudnya punya finansial yang cukup) tentu bukan menjadi problem yang besar. Saat lapar mulai memanggil, cukup lari ke resto terdekat dan membeli beberapa lauk atau memakannya di tempat. Mahal sedikit, yang penting perut kenyang, gizi terpenuhi dan tak usah sibuk belanja or memasak, hehehehe.
Lain cerita untuk mahasiswa yang berkantung cekak, atau minimal menggantungkan hidupnya dari uang minhah (beasiswa) dan tidak berkesempatan menempati asrama. Pengen jajan di resto asia, uang tak mencukupi. Kalau tiap hari menunya makanan Mesir -yang harganya relatif murah- tentunya bosan. Paling-paling, hanya Indomie dan telor mata sapi yang setia menemani [pssttt harga telor di Mesir padahal mulai mahal juga, hikss]. Numpang makan ke rumah temen?? wikss kalau sering-sering malu dunk. Puasa?? weitt...masa niat puasa gara-gara tak punya uang, heheheh.
Di kalangan mahasiswi, kadang -bahkan sering- masalah masak-memasak selama ujian memang jadi dilema. Biasanya, di tiap-tiap flat yang ditempati sekitar 4 sampai 6 mahasiswi mempunyai jadwal memasak yang rutin dijalankan tiap hari. Dan saat-saat ujian menjelang, rasa malas untuk memasak -disamping demi efisiensi waktu- mulai datang melanda. Pada akhirnya, peraturan untuk cooking by ourself-pun mulai dijalankan. Ada yang memilih beli di warung-warung asia terdekat, ditambah suplemen seperti snack dan berbagai minuman atau susu. Ada pula yang memilih belanja bahan-bahan instan seperti Indomie, makanan kaleng dan telur yang praktis dan simpel. Yang lebih kreatif, ada beberapa yang memilih membuat masakan tahan lama seperti kering tempe atau abon untuk persediaan selama ujian. Namun, banyak pula para mahasiswa dan mahasiswi yang tetap memilih belanja dan memasak seperti hari-hari biasanya, hanya memilih masakan yang lebih sederhana dan enak dimakan tentunya.
Hmmphh.....kalau aku sendiri, memang masa-masa ujian tak sesulit seperti teman-teman yang belajar di al-Azhar Univ, yang harus berkutat dan menghapal diktat kuliah serta al-Quran. Tetapi, tetap saja saat-saat ujian menjelang, ketika banyak assignment yang harus diselesaikan dan persiapan pameran yang waktunya sudah dekat, rasanya begitu enggan untuk sekedar beraktifitas di dapur. Sepertinya makan di warung-warung entah itu makanan asia atau mesir terasa lebih nikmat meskipun sebenarnya memiliki rasa yang biasa-biasa saja. Untuk sekedar minum air-pun, rasanya lebih praktis membeli air mineral dalam botol. Tiba-tiba, dapur yang sebelumnya merupakan the most fave place menjadi sebuah ruangan yang paling tak ingin aku sentuh. Memasak yang termasuk hobi nomor satu menjadi momok buat aku.
omiGod.......everyThiNg has GonE wRoNg!!!! Izz Dizz Ze ExaM eFfects??
Friday, May 26, 2006
MenunaiKan Zakat Profesi........
Dalam hidup, kita dituntut untuk selalu melakukan usaha yang berbasis pada ibadah untuk meraih Ridho Allah. Aspek Ibadah cakupannya sangat luas karna semua itu berpulang kepada individu masing-masing; sejauh mana kemampuan dia memformulasi aktifitas sehari-hari sehingga mempunyai bobot/nilai ibadah.
Seorang Pelajar, belajar dengan sungguh-sungguh untuk meraih ilmu adalah sebuah ibadah. Seorang Ibu Rumah Tangga, merawat keluarga dan membesarkan anak-anaknya merupakan sebuah ibadah. Seorang Kepala Rumah Tangga (baik wanita ataupun pria), memiliki profesi yang halal untuk menafkahi dan memenuhi kebutuhan hidup juga merupakan suatu bentuk ibadah.
Dalam konteks kekinian, banyak hal yang bisa kita kerjakan untuk terus survive. Jenisnya tentu sangat variatif. Lalu, bagaimana kita bisa menjadikan aktifitas duniawi (bekerja) disamping untuk memenuhi kebutuhan hidup juga sebagai modal untuk kehidupan yang lebih abadi? dan apakah mereka wajib mengeluarkan zakat dari penghasilan yang didapatkan? Inilah yang dinamakan dengan Zakat Profesi.
Dasar diwajibkannya Zakat Profesi?!?
1. Firman Allah dalam surat al-Baqarah, 267 yang artinya -Hai orang-orang yang beriman, nafkahkanlah (di jalan Allah) sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang kami keluarkan dari bumi untuk kamu-
2. Penghasilan dari sebuah profesi, termasuk harta yang berkembang (menghasilkan keuntungan) yang merupakan syarat harta wajib zakat.
Jenis-jenis Profesi Yang Wajib Ngeluarin Zakat?!?
1. Keahlian/keterampilan : misalnya penjahit, pengrajin, tukang kayu, koki dsb
2. Keahlian/kepakaran : misalnya dokter, engineer, akuntan, guru, pengacara, notaris dsb
3. Pegawai instansi/pribadi : misalnya PNS, tentara, pegawai swasta, pengusaha, entrepreneur dsb
Cara praktis menghitung zakat profesi?!
1. Menentukan awal dan akhir tahun zakat berjalan (haul). Simpelnya, zakat dikeluarkan setelah usaha/profesi tersebut berjalan selama satu tahun. Jadi, tiap 12 bulan sekali kita mesti wajb ngeluarin zakat
2. Mengumpulkan semua harta wajib zakat Explainnya : Menjumlah semua penghasilan atau pemasukan selama satu tahun beserta aset-aset yang digunakan untuk kepentingan usaha (ini kalo ada). Jika rumah, mobil, HP dll dipakai untuk kepentingan pribadi, itu tidak termasuk dalam hitungan zakat profesi.
3. Menjumlah nominal kebutuhan yang harus ditunaikan.
Langkah selanjutnya, kita menghitung biaya kebutuhan yang telah kita keluarkan selama satu tahun. Semisal keperluan pribadi (bayar listrik, belanja, uang sekolah dll), kredit mobil, Hutang Bank, tax, sewa kantor/rumah dsb. Atau praktisnya, perkiraan kebutuhan tiap bulan kita kalikan selama satu tahun (12 bulan). Jangan sampai lupa.
4. Mengurangkan harta wajib zakat dengan nominal kebutuhan.
Setelah selesai acara hitung-menghitung, jumlah penghasilan dari profesi tersebut kita kurangi dengan semua kebutuhan yang musti kita tunaikan, sesuai dengan penjelasan nomor 3.
5. Nisob zakat profesi adalah senilai 85 gram emas -21 karat-
yang harganya disesuaikan dengan harga pasar (untuk sekarang ini kira-kira senilai Rp. 14.000.000). Jadi, kalo jumlah dari penghasilan kita setelah dikurangi semua kebutuhan selama satu tahun kurang dari 14 juta, berarti tidak wajib dizakati
6. Tarif zakat profesi adalah 2,5 %.
Contoh penghitungan zakat profesi seorang Pegawai Bank :
A. Perkiraan Harta zakat terkumpul (pemasukan) selama 1 tahun
- Hasil dari Gaji selama satu tahun = Rp. 72.000.000
- Bonus dari kantor = Rp. 5.000.000
- Tunjangan Hari Raya = Rp. 10.000.000
- Hasil mengajar Les privat selama 1 tahun = Rp. 5.000.000
____________________________________________________________+
Jumlah = Rp. 92.000.000
B. Kebutuhan-kebutuhan yang harus ditunaikan selama satu tahun
- Nafkah Keluarga perbulan dikalikan = 12 Rp. 36.000.000
- Tax (pajak) = Rp. 1.000.000
- Kredit Mobil kali 12 bulan = Rp. 24.000.000
- Sewa Rumah = Rp. 10.000.000
_____________________________________________________________+
Rp. 71.000.000
C. Harta zakat dipotong kewajiban
Point A dipotong point B.
----- Rp. 92.000.000 – Rp. 71.000.000 = Rp. 21.000.000 (ini yang wajib dizakati)
D. Nisob zakat
85 gram 21 gram emas 21 karat (diperkirakan 14.000.000)
Zakat yang wajib dikeluarkan adalah 2,5%
-----Harta yang wajib dizakati sejumlah Rp. 21.000.0000
Penghitungannya : 2,5 : 100 x 21.000.000 = 525.000
E. Zakat wajib bayar
Jadi, zakat profesi yang wajib dikeluarkan sejumlah Rp. 525.000
Thursday, May 25, 2006
My-not to say-WishList Kitchen

Dapur ini merupakan eklektik antara contemporary-feel en country. Kesannya cozy dan bersih apalagi dilengkapi dengan modern appliances seperti plasma TV, built-in oven en refrigerator. Di bagian tengah ada Island yang nyaman dengan jejeran Stools dari kayu serta kompor di sisi yang berlawanan. Adanya lampu spot yang bertebaran di ceiling bikin dapur ini terasa terang dan hangat. Minusnya......letak antara sink en kompor terlalu berjauhan.

Kesan pertama liat dapur ini, funky n has it's own style. Terlihat sangat sederhana, namun nyaman dengan adanya Island dan worktop berwarna biru yang bikin mata nggak jenuh.
Minusnya........meski keliatan simpel, tapi butuh space yang lumayan luas coz letaknya memanjang en nyatu dengan ruang makan.

Di dapur ini seolah-olah menggambarkan sebuah kesibukan yang bakal terjadi di dapur, hehehe. Everything is reached in hand karna letak antara barang satu dengan yang lain saling berdekatan.
Pilihan warna natural jugha bikin dapur ini berkesan hangat dan nyaman.
Minusnya.........laghi-laghi letak dapur en dining dalam satu ruangan.

Bright......Airy......Clean!!!
Dikelilingi ama jendela yang besar, bikin dapur ini terlihat fresh. Sekilas ngingetin ama dapur-dapur yang ada di cottage dengan display-shelf dan cookery yang simpel.
Thursday, May 18, 2006
Sehari Menjadi Nanny
Jadinya......that day I was totally become a nanny. Mulei dari jagain mreka, khususnya si baby coz dianya baru bisa merangkak n musti masak juga buat lunch. Deuughhh sbenernya kalow dipikir-pikir so simpel, but to teLL the truth, wuahhh repooot biangedd.
Pas laghi masak, si baby pengennyah ngikut ke dapur muluw, abis dikasih susu akhirnya dia bobooo. Eitt...ternyata pas diletakin di peraduannya nangisshh en minta digendong. Yasudey acara masak-memasak di-pause n akhirnya maen game sambil gendong si baby -hueehh sempettt gituwww- sampe kira-kira 1,5 jam. (caPeeeK PisaN)

*Tanteeee, mo mie doooonk.......* HaLa, Nada n Syifa tereak kompak
*Iya tapi dede'nya lon bangun neyyy, gendOng duLu yachh*
*Tapi khan kiTanya mo maen cindereLLa*
*Weihhhh, truss gimana dunk?? maSa masak sambil gendoNg si dede? suhiiiiiing dey*
Alhamdulilah.......si baby bangun n mo diletakin plus maen-maen sendiri jadinya bisa masakin Indomie en skalian masak buat lunch (hihhh padahal udeh jam 3 sore). But.......yang namanya baby bentar-bentar pengennya ngikut ke dapur, kalo diletakin nangis, udehh githu si cewek-cewek gagh mau diganggu kalow laghi maen, dah gitu tereak-tereak suruh gambarin, rumah berantakan, maenan berceceran, deuuuuuuuuu pusinggg kalo anak sebanyak ini, hihihihih. Gagh kebayang kalow bakalan secapek n seribet ini. Malemnya, badan agak-agak demam getuh coz kecapean.





Kini, lewat lembaran ini aku hanya ingin mengatakan kalo sekarang.......aku sungguh-sungguh sangat menyayanginya, ingin membuatnya bahagia, ingin melihat sinar kebanggaannya.
Ibu......I'm reaLLy prouD n Love You, May Allah always BleSS you in every breath of your Life. I'll always pray for your happiness........
Wednesday, May 17, 2006
Fish MarKet Suq 'Ubur
Monday, May 15, 2006
Trip To Mount. Sinai (St.Katherine)
This is my second trip ke Sinai. Tapi kali ini lumayan asik ya karna pake nginep di hotel segala. Sama orang tua n anak2 kecil sih hehehe.. biasanya kalo ala mahasiswa sampe Sinai malem, dilanjut ndaki, liat sunrise n ga brapa lama langsung turun gunung n cabut ke tempet wisata laen kayak pantai Dahab or Sharm el Sheikh. Kaki? gempoooorrr ..
Hari Pertama :
Perjalanan lumayan lancar coz kita naik mobil berplat diplomat so ga perlu menjalani pemeriksaan yang sangat ketat. Enak ya :D. Pemeriksaan ini harus dimaklumi karna selepas kejadian bom baru-baru ini di Sinai, untuk memasuki kota ini emang cukup sulit dan musti melalui prosedur yang rumit, selain memang Sinai merupakan daerah perbatasan antara Mesir ama Israel.
Setelah melewati terowongan Suez, perjalanan yang cukup melelahkan ini jadi ga bikin capek coz di spanjang jalan kita bisa menikmati indahnya laut merah dan gunung-gunung batu yang menjulang. Jadi, smacam coast to coast getuww hehehehe.
Sekitar sparoh perjalanan, kita mampir sejenak ke 'Uyun Musa (mata air Nabi Musa) yang ada di daerah Abu Rhoudes. Memasuki kawasan Sinai, di kiri kanan jalan yang ada gurun pasir yang kering dan panas. Hanya ada bebeapa rumah penduduk yang letaknya sangat berjauhan. Padahal, di daerah Sinai ini bagi penduduk yang tak punya mobil, mreka harus pandai-pandai menumpang di mobil ataupun bus yang datang. Poor them :(
Pilihan lain, mereka harus bersusah-payah menaiki Onta atau berjalan kaki yang tentunya memakan waktu lama. Di salah satu area, ada perkebunan kurma yang tumbuh subur dan berdiri beberapa rumah penduduk yang saling berkelompok. Kalow gini, jadi inget cerita-cerita sejarah di jaman batu dulu. Selain rumah penduduk, di sepanjang gurun jugha banyak berdiri kamp-kamp militer.
Pukul 15.30 kita sampai di Sinai en menuju Hotel Morgenland. Hotelnya baguss.. view-nya gunung Sinai yang kokoh n kolam renangnya pun luas (padahal juga ga bisa renang, cuma rendem2 kaki aja hahaha). Sampe selepas maghrib kita istirahat lalu dilanjutkan dinner di hotel n jalan-jalan di Madinah Sinai (Sinai City). Di kota kecil ini, penduduk berjumlah tak lebih dari 5000 orang en mereka terbagi antara pendatang dari luar Sinai dan orang-orang pribumi (badawiyah). Sebagian besar penduduknya menggantungkan hidupnya dari para turis yang datang untuk mendaki atau sekedar berkunjung ke Gunung Sinai. Mulai dari berdagang souvenir, mendirikan penginapan, menyewakan onta atau menjadi penunjuk jalan. Para penduduk pribumi biasanya mengenakan pakaian khas ber
upa galabeya (jubah) dan para wanitanya mengenakan kerudung yang menutup wajahnya (kecuali mata). Meski berada di tempat yang terpencil dengan batu-batuan yang terjal (bertekstur tanah kontur), Kota ini juga mempunyai fasillitas penerangan yang cukup dan beberapa fasilitas umum seperti sekolah, masjid dan pasar meskipun dengan jumlah yang sangat-sangat terbatas.
Pada bulan-bulan seperti Januari sampe Maret, salju akan turun dan mulai bulan agustus udara akan sangat panas. Dan kelebihan orang-orang pribumi di Sinai, mereka mempunyai sistem pembuatan rumah yang bisa menahan cuaca dingin maupun panas. Mereka tidak menempati imarah (flat) seperti kebanyakan penduduk Mesir, namun hanya rumah pertak dari batu dan tidak bertingkat.
Menjelang tengah malam, sekitar pukul 01.00 dini hari, biasanya petugas hotel akan membangunkan para tamu dan mengingatkan mereka untuk bersiap-siap mendaki. But, karna ada Orang tua dan anak-anak so kita hanya stay at the hotel saja. Lagian aku udah pernah mendaki sebelomnya.. cape, ngos-ngosan :D meski semua lelah terbayar stelah melihat indahnya sunrise di puncak Sinai.
Hari Kedua :
Hugghhh, ga nyenyak banged tidur malemnya coz nyamuk gunung sangat ganas en dengan tega menggigit kita :(. Gila itu nyamuk gurun ganas2 bangeeeddd. Setlah beberes rapi, kita mulei breakfast bareng-bareng di resto hotel. Sebelonnya kita udah makan nasi duluan coz
yang namanya breakfast di hotel paling cuman roti, selai, keju dan susu. Deuhhh kalow pagi perutnya indonesia banged hehehehe. Selepas breakfast kita bersiap-siap check out dari hotel skitar pukul 10.00Perjalanan selanjutnya adalah ke kawasan lereng Sinai, dimana para turis mulai memasuki area pendakian. Tak berapa jauh sebelumnya, ada St.Katherine Airport dan toko-toko tempat menjual souvenir serta beberapa resto. Sekitar 200 meter dari area masuk, kita mampir ke makam Nabi Harun. Nabi Harun ini adalah juru bicaranya Nabi Musa karna Nabi Musa dalam sejarah diceritakan cedal (tidak jelas bicara karna cacat lidah). Di seberang jalan, terdapat patung lembu Samiri yang dulunya mengaku sebagai Nabi dan membangkang dari Musa. Patung lembu ini berada di ketinggian sekitar 10 meter dan terletak di tepi jalan.
Memasuki area pintu masuk daerah pendakian, banyak para penduduk pribumi yang menyewakan Ontanya. Ada juga yang minta 1 dolar kalow kita pengen foto bareng onta mereka *duhhh harusnya bangga donk Om ontanya difoto heheheh* Biasanya sekitar pukul 09.00 atau 10.00 lereng gunung akan ramai oleh orang-orang yang beristirahat setelah semalaman mendaki dan menikmati sunrise dari puncak Sinai.
Di puncak Sinai sendiri, ada satu bangunan masjid dan satu gereja (akurrr kan), yang membuat daerah Sinai juga dikenal dengan nama lain St.Katherine. Disini, banyak pula para penganut kristiani yang melakukan perjalanan spiritual ke puncak Sinai

Setelah puas melihat-lihat, akhirnya kita menuju mobil untuk segera menuju kembali ke Kairo. Perjalanan pulang kali ini cukup unik bagi kita karba selain bisa melihat langsung, kita juga melalui alias menyeberang terowongan Terusan Suez (Suez Canal) yang ada di Kota Ismailia. Di terusan yang menghubungkan laut mediteranian en laut merah ini, banyak kapal-kapal barang yang menyeberang baik dari benua asia ke eropa atau sebaliknya.
Well, perjalanan yang menyenangkan. :)
Wednesday, May 10, 2006
The Treasury Of Azbakeyya Market
Berangkat lumayan pagi dari rumah, so kita (bertiga bareng K'Aziz n Didi bisa lumayan puas hunting barang. Tujuan utama kita emang ke azbakeyya buwat cari-cari majalah.
Tentang pasar azbakeyya sendiri, letaknya ada di salah satu ujung pasar Attaba, tepatnya di depan stasiun metro anfaq (subway). Pasarnya terdiri dari deretan kios yang jumlahnya lumayan banyak (meski gagh semuanya buka) en tempatnya tertata rapi, bersih apala
gih dilengkapi ama bangku-bangku di pelataran. Di tiap kios, biasanya mereka punya spesifikasi, entah khusus majalah, buku-buku dari luar negri, atau kitab-kitab arab yang udah jarang ato mungkin dah gagh diterbitin laghi. Kadang-kadang, banyak buku-buku bagus dan langka mulei dari politik sampe ekonomi bisa dit emuin disini. Bagi yang maniak novel, di pasar azbakeyya juga dijual berbagei macam dan jenis novel Di tiap kios (especially majalah) mereka biasanya mendisplay majalah dengan rapi en cluttered-look. Semua majalah mulai dari fashion, arsitektur, interior, otomotiv, gardening, movie, wedding, food en recipe,fotography, fauna sampe majalah-majalah gosip n teenage smuwa ada. Rata-rata majalah yang ada biasanya dari eropa *ex.elle, glamour, cosmo, yourhome, living, gourmet etc* en fortunately, they're not out of trends karna bekasnya minimal satu bulan dari tanggal terbit.
Soal harga, dimana-mana yang namanya pasar pasti sama, butuh kesabaran en kelihaian buat menawar harga. Biasanya di tiap kios mereka memasang harga serupa (1 majalah sekitar 5 Le) en meski beli banyak or dikit, paling harga turun jadi 4 Le (huahhhh
udah capek-capek senyum dua senti ma penjualnya, gerrrggghh)Stelah penat pilih-pilih n bargaining *capeeeeeek pisan* kita yang udah kelaperan finally mutusin buat makan di warung tegal ala mesir. Beidewey, warung ini memang favorit kita tiap kali ke attaba. Disini, mereka khusus menjual gambari *udang goreng pake tepung (tapi jangan bayangin tempura lohh)* truss ada juga kibdah *hati sapi* en mukh *otak*. Makanan-makanan itu dihidan
gin sama tahina (saus terbuat dari wijen), dilengkapi ama salad tomat plus nasi ato 'isy (pita bread). Rasanya gagh mengecewakan, en kalo diliat-liat emang warung yang letaknya pas di depan pemberhentian bus ini paling rame dikunjungi .
Salah satu keunikan warung di mesir, mereka rata-rata gagh sekalian menjual minuman (kecuali soft drink). So, bagi yang pengen minuman laen, biasanya pilihan utamanya adalah jus, mulei dari jus asam *tamarind*, tebu *ashab*, mangga, shubiya en wortel *gazar*. Khusus untuk jus tamarind n shubiya, banyak penjaja keliling dengan penampilan yang atraktif en mereka ada di setiap sudut pasar.
Friday, April 28, 2006
Spring + Wiken = Gardennn [Azhar Park]
coz kertas-kertas masih kosong belon digambar (what a lazyy!!)So..critanya wiken kemaren kita piknik ke Azhar Park. Yang namanya piknik biasanya yahh bawa bekal sendiri dari rumah, jadi pas berangkat malah kayak backpackers, padahal cumann ke taman, heheheh. Makanannya sih apa adanyah ala mahasiswa, indomie goreng ama martabak telor, disamping jugha kita udah lunch duluwan di resto m'sia.
Coz karna brangkatnya udah kesorean, sampe sana udah mo menjelang maghrib and gelap. Abiss sholat maghribb, baru degh kita jalan-jalan ngitarin taman yang luasss n hijauu banget sambil ngeliatin pemandangan kota Kairo yang tampak eksotis bangedd di malam hari.
Kalow inget sekilas bacaan tentang Hanging Garden Babylonia, mebbe Azhar Park ini hampir2 mirip coz letaknya yang ada di perbukitan so kesannya jadi kayak bergantung getuhh en bikin mata leluasa memandang keseluruh sudut kota Kairo. Di sebelah selatan, tampak bangunan Masjid Sultan Hassan, Muhammad Ali en Benteng Alyubi yang dibangun pada jaman Sholahuddin Al Ayyubi. Di timurnya, ada city of the dead yang ada sejak jaman Mamluk. Disisi lainnya (gagh tau sbelah mana), tam
pak jelas bangedd daerah hussein n bangunan-bangunan hotel dan perkantoran di daerah downtown. (I was just wondering if my flat will be shown from the hilltop, heheheh)Paling indahhh, di taman ini ada beberapa puncak bukit yang diatasnya dibangun gazebo (bangunan beratap dan terbuka) so orang-orang bisa ngumpul bareng di puncak taman yang paling tinggi ini sambil ngeliat pemandangan di sekitarnya yang wuaaaaa, so called amazing :)
Menjelang malem....hilltop resto di kawasan taman yang punya pelataran mirip2 ama Taj Mahal di India ini rame dikunjungi baik ama penduduk lokal ataupun turis. Resto ini sendiri punya nilai arsitektur yang indah, berkiblat ama desain Mesir islam kuno serta dilengkapi dengan tiang-tiang marmer yang azlii, kabarnya pengerjaan batu-batu untuk dindingnya tuhh done by hand, Juga jendela-jendela yang ukirannya serupa ama masjid Al-Azhar. Disisi selatan, ada juga Lakeside Cafe yang disatu sisi, ada
ruangan wooden screens dan paviliun yang menjorok ke danau serta dikelilingi ama pohon citrus. Kalow masalah menu, kebanyakan menu yang dihidangkan adalah masakan otentik lebanese dan egyptian.Taman ini memang diprakarsai ama Aga Khan Trust For Culture yang banyak bergerak dan berjasa di bidang arsitektur islam. So...gagh heran kalow seluruh konsep lansekap dari taman ini sangat bercirikan arsitektur islam, dari mulai layout taman, lampu, waterfall, bangku dan gazebo. Jadi.. bikin kita serasa ada di istana raja-raja duluww gituu, heheheh.
Taman indah ini juga dilengkapi banyak fitur kayak childrens play area, kios-kios minuman and snack, juga kereta untuk berkeliling ngitarin taman. Dibeberapa tempat, ada kelompok-kelompok taneman yang jenis n warnanya macem-macem sampe sulit masuk memori :).
Eniwei....fresh bangedd masuk ke taman ini, bersihh, rapi dan eksotis. Oiyahh biaya masuknya emang sdikit beda ama taman-taman yang laen, sekitar 5 egyptian pound.
Sham eL Naseem
Bagi sbagian orang, sham el naseem identik dengan easter dan orang-orang koptik (orang-orang non muslim beragama katolik) di Mesir. Menurut cerita dan kepercayaan (heuheuhe) katanya sigh orang-orang Mesir kuno yang pertama kali menghias telor dengan berbagai gambar dan warna-warni, yang skarang ini well-known banget pas easter.
Soal makanan, coz biasanya perayaan sham el naseem ini diadain di pantai, so menu yang sudah turun menurun ya salted fish yang dihidangkan bareng salad dan bawang merah.
Friday, April 21, 2006
Painting Your Room, Liven Up The Days
tips dari seorang Deco Masterclass dari Britain, Anna Richard R. yang membeberkan rahasianya tentang pemilihan warna di majalah Your Home terbitan UK.Bila ingin menentukan skema warna dalam suatu ruangan, salah satu cara yang sering digunakan adalah dengan memilih warna dari suatu barang dalam ruangan tersebut yang sekiranya menarik perhatian kita. Semisal gambar, lukisan, vas bunga, sarung bantal, sofa atau apa saja.
Tentukan proporsi warna dalam ruangan. Warna-warna gelap akan membuat ruangan terasa sempit dan akan lebih cocok bila diaplikasikan dalam satu bagian dinding saja dalam sebuah ruangan.
Jangan gunakan terlalu banyak warna dan tekstur secara bersamaan. Jika tak ingin ruangan terkesan penuh dan berat, kombinasikan warna-warna gelap dengan putih. Atau dengan alternatif lain jika ruangan bernuansa gelap, pilih hiasan atau aksesoris ruangan yang berwarna natural atau cerah. Bisa juga mengkombinasikan ruangan yang gelap dengan menambahkan korden jendela dengan warna natural atau lampu yang terang.
Warna putih terang terkadang akan menjadikan ruangan terasa seperti Rumah sakit. Jika kita ingin menentukan tema minimalis, perlu diperhatikan dalam pemilihan warna gradasi putih yang sebaiknya juga dikombinasikan dengan warna-warna natural yang lain seperti lilac atau hijau pucat (pale green) sehingga akan menghilangkan kesan dingin dan kaku dalam sebuah ruangan.
Lihat kondisi ruangan terlebih dahulu sebelum menentukan warna yang akan kita pilih. Jika ruangan mempunyai pencahayaan yang cukup maka kita bisa memilih warna-warna gelap. Sedangkan ruangan dengan pencahayaan yang kurang, terutama untuk ruangan-ruangan yang jarang terkena sinar matahari, akan sangat bagus bila kita memilih warna-warna pucat dan terang.
Warna-warna terang akan membuat ruangan yang sempit berkesan lapang karna warna-warna tersebut menjauhkan obyek dari dinding. Aplikasi warna putih untuk plafon atau langit-langit juga akan menambah ruangan menjadi berkesan tinggi. Sebaliknya, warna-warna gelap cenderung membuat ruangan yang lapang berkesan sempit.
Jika kita memiliki ruangan dengan bentuk memanjang dan sempit, maka pemilihan warna gelap untuk dinding yang sempit dan warna terang untuk dinding yang memanjang akan membuat ruangan terkesan lebar dan luas.
The Book....aNd My Short Story there!!
To tell the truth, I was totally shocked and was never really happy when my friend told me that one of my short story will be published in Afkar (one of the students bulletin made by NU) and chosen to be published on the short story book by then.
Not to tell that was a bad story, but I was just surely having no confidence because I remembered it was done in hurry and I got a bad mood that day. If only I could, I'd prefer the other one from my collection.

But....I just wanna say thanks anyway to all friends who have given me supports that my short story is nice enough and deserves to be published.
About the short story, I got inspired from my really best friend (means..husband wannabe hehehe). We always share about everything especially about life and study,and one day he told me about things that inspired me when I was feeling so desperate about myself.
Then, I made the short story with the title "Cerita Seribu Menara". It's telling about a student In Cairo that feeling so nervous and hopeless about his future. He couldn't concentrate nor focused on his study because he always missing his family and big wishes to make his family proud with him, especially his mother. His feeling getting worst when finally he got the information from his aunty in their homeland that his mother was dead and he didn't know what should he do. He was feeling that thousand minarets falling over him. Yeah, it was a sad ending story.
Things I wanna draw a line from that short story, that we shouldn't give up or even desperate with our own future. We have past precious moments to learn, a present day to always do our best and future that inspire us to dream, to reach our wishes.
Tuesday, April 18, 2006
All About Colour
Yaphh, karna reset telah membuktikan bahwa warna (apapun itu) memiliki efek yang sangat kuat terhadap diri kita. Ada warna yang membuat kita bisa merasa rileks, tenang, juga ada yang memberikan energi serta mendorong kita untuk terus semangat. Setiap warna, entah primary colour (warna dasar), pastel atau muted (warna-warna gelap) mempunyai kelebihannya sendiri-sendiri. Dibawah ini ada beberapa pilihan warna yang dikutip dari Your Home Magazines, edisi Des/Jan 2004.
Biru
Warna biru memberikan kesan spiritual dan rasa damai. Warna ini banyak digemari karna sangat cocok baik untuk suasana tradisional maupun kontemporer. Jika terlalu khawatir akan kesannya yang cool, pilih warna biru yang cenderung keungu-unguan (purpley blue).
Untuk kombinasi, biru dengan putih akan memberikan kesan klasik, sedangkan bila dikombinasikan dengan kuning, nuansa ceria akan muncul. Umumnya, warna biru juga cocok dikombinasikan dengan semua gradasi warna merah, pink juga oranye yang semuanya bisa memberikan semangat dalam hidup.
Meski tak mutlak, warna biru sangat cocok dan sesuai untuk kamar tidur, dapur dan kamar mandi.
Hijau
Hijau merupakan warna alam dan memberikan nuansa fresh. Sangat cocok dikolaborasikan dengan semua warna terutama pink, merah, dan turquoise. Warna-warna gradasi hijau seperti olive green (hijau zaitun) juga dark mossy (hijau lumut) sangat popular di jaman Victoria dan Edwardian di Eropa karna memberikan kesan elegan serta cocok untuk ruangan-ruangan yang memiliki luas tak seberapa. Gradasi warna-warna hijau pucat seperti hijau lemon (lime green) akan menambah suasana ruangan menjadi fresh dan terasa hidup.
Warna dengan gradasi hijau terang akan sangat cocok untuk dapur dan kamar mandi. Sedangkan untuk ruang studi dan ruang makan, warna hijau dengan gradasi cenderung ke warna gelap merupakan pilihan yang tepat.
Pink
Warna pink cerah dan pink flamboyan merupakan paduan yang romantis dan memberikan kesan hangat serta welcoming. Sedang warna pink rose dan terracotta (pink tua) menjadi paduan terbaik dan merupakan pilihan utama yang bisa diambil jika kita sedang merasa bingung dengan pilihan warna.
Warna pink yang dikombinasikan dengan putih akan memberikan nuansa muda, enerjik dan kesan yang innocent. Selain itu, pink juga serasi dipadukan dengan warna biru, hijau dan warna-warna natural. Sangat cocok diaplikasikan pada ruangan yang terkesan “dingin” dan ruang tamu serta kamar tidur.
Merah
The colour of passion, itu julukannya. Juga merupakan warna yang memberikan kesan berani dan exciting. Warna ini dapat menjadikan ruangan yang lapang menjadi terasa dramatik dan menyala. Biasanya warna merah cocok digunakan untuk ruang makan karna dipercaya dapat menstimulasi selera makan. Di dalam ruangan seperti kamar tidur, warna merah memberikan kesan dinding terlihat seperti merapat.
Warna merah dapat diaplikasikan di mana saja kita ingin memunculkan kesan dramatis. Warna hijau merupakan perpaduan yang saling bertentangan dengan merah namun tak salah bila diaplikasikan. Sedangkan kolaborasi antara merah dengan emas akan memberikan kesan eksotis dan indah. Sedang kesan bersih dan segar dihasilkan oleh perpaduan warna merah dengan putih.
Kuning
Warna kuning selalu memberikan kesan hangat dan ceria. Merupakan salah satu warna terbaik untuk memberikan kesan terang pada ruangan yang terasa gelap dan ruangan-ruangan yang menghadap ke utara. Warna eggy yellow (warna telur) memberikan kesan tradisional sedangkan warna-warna kuning terang cocok untuk nuansa mediteranian atau tropis.
Warna kuning cocok diaplikasikan di ruangan manapun, seperti hall yang akan memberikan kesan welcoming.
Untuk kombinasi, warna kuning serasi dipadukan dengan biru, hitam, abu-abu atau putih. Selain itu, warna-warna gradasi merah dan pink juga akan terlihat hangat dengan kuning.
Banana Cinnamon Roll
Di resep ini, aku tambahin pake cinnamon (kayu manis) so rasanya jadi unforgetable dew :) en paling enagh kalow dimakan selagi hangat, ditemenin ama Hot Chocolate or coffee. Bikin winter jadi gagh ngebosenin getuu.

Bahan :
- 1 bks Goulash (bisa juga kuliat lunpia, tapi di Mesir mahal)
- Susu coklat bubuk (Bisa milo ato nesquick)
- Keju Cheddar
- Pisang
Method :
- Potong pisang jadi dua bagian
- Gulingkan pisang ke dalam susu bubuk dan kayu manis
- Tata lembaran goulash lalu taruh pisang dan keju
- Gulung dan rekatkan dengan air
- Goreng dalam minyak yang sedang panasnya sampai keemasan (inget yaw jangan ampe gosong)
Sunday, April 16, 2006
ODE from a friend
Never Give Up!
ODE LIMA RATUS KATA UNTUK MAYA
: semacam rangkuman kesan
"Take care ya,"
"Waduh. Jangan take care dong. Jadi teringat akan seseorang."
"Halah. Kamu itu terlalu banyak menyimpan memori."
Terlalu banyak menyimpan memori. Kalimat ini akan sangat menarik untuk dielaborasi lebih dalam. Ketika setengah abad yang lalu Franz Kafka bilang, hidup adalah perjuangan melawan lupa. Meski kalimat itu muncul sebagai bentuk peringatan untuk tidak melupakan masa lalu-yang kata Bung Karno: Jangan sekali-kali meninggalkan sejarah- namun tak ada salahnya untuk membaca teks itu dari berbagai sudut pandang. Taruhlah dalam kasus aku, frase take care menjadi begitu berarti sebab kalimat itulah yang senantiasa keluar ketika kami –aku dan
dia- berpisah. Iya, hanya dua kata. Tapi karena pengucap kalimat itu seseorang yang menempati ruang tersendiri dalam hati, semestinya pula aksara memberi arti lebih. Disini, ungkapan "lihatlah apa yang terucap, bukan siapa yang berucap" tak lagi berlaku. Dan sepertinya kita –ya, aku dan kamu- bisa bersepakat untuk itu. Bahwa dalam kondisi tertentu, siapa yang berucap lebih diperhatikan dari apa yang terucap.
Mungkin benar, aku terlalu banyak menjaga ingatan. Bahkan untuk sesuatu yang remeh. Seperti frase take care tadi. Apakah aku merasa itu sebagai suatu kesalahan? Sampai saat ini aku masih
menjawab: tidak. Salah satu alasan pembenaran sikap itu ialah: aku tak memiliki apa-apa selain kenangan. Untukku, kenangan yang senantiasa terjaga akan menjelma mata air. Dari tempat itu telah lahir beberapa lagu, berpuluh puisi, juga berbilang narasi. Lalu dosa apa yang dilakukan ingatan sehingga aku harus menimbun mata air itu dengan berton-ton batu dan pasir, sehingga tak ada lagi ruang gerak untuk air? Dosa apa? Sementara kita –aku, kamu, juga mereka- sedikit banyak turut menikmati apa yang mengalir dari sana.
Aku masih ingat betul apa yang diucapkan seseorang yang sangat kita kenal. Ketika ia bilang,
seandainya kamu pacaran dengan Nanang maka betapa banyak lagu yang tercipta. Syahdu sekali ucapannya itu. Sungguh, aku terharu. Tapi andai tetaplah andai. Kita tak pacaran dan aku tak pernah menulis lagu untukmu. Pertanyaannya, mengapa? Kalaupun bukan engkau, apakah tidak ada orang lain?
Semoga engkau percaya dengan apa yang kurasa. Bahwa aku, lahir dari sunyi dan akan pulang menuju sepi. Jika hanya untuk having fun-sebagaimana kebanyakan manusia disekitar kita- maka akan ada berderet-deret nama yang tak cukup ditulis dalam lembar kertas A4. Sementara aku mencari sesuatu yang lain. Sesuatu (atau seseorang?) yang tidak hanya membuatku berharga namun juga bisa membuatku terjaga. Ok, anggaplah aku sedang bermimpi. Aku tak akan membela diri saat ini. Bagaimanapun -selain kenangan- mimpi adalah alasan penting
untuk bertahan. Meski terlalu tinggi hingga mencucuk langit mendepak bumi, tak ada salahnya
aku terus menjaga mimpi. Aku tahu akan arti konsekuensi. Semakin tinggi mimpi, semakin besar resiko untuk jatuh dan tentu saja, semakin bertambah pula rasa sakit. Yah, bagaimanapun selalu saja ada harga yang harus dibayar untuk sebuah keputusan. Dan aku berusaha menabung agar kelak ketika benar-benar jatuh, aku punya cukup daya untuk membayarnya. Meski tak tunai. Meski harus berhutang kanan-kiri.
Satu hal penting yang aku curi dari Pramoedya AT: "Suatu saat dalam hidup, kita musti menentukan sikap. Jika tidak, kita tak bakal menjadi apa-apa."
Salam,
Nanang M.Shabara
Prophet Mohammed's Birthday
It was by accident when finally we arrived to the sweets shop at Makram Al-Abid area. Because the Maulid Nabi (Prophet Muhammed's birthday) were coming on the next day (Rabi'ul Awwal 11 1416), so the sweets shops everywhere were very crowded. We didn't plan to buy anything but only to go sight seeing.I was having a plan to go to Husein Mosque to see the Maulid Festival, but I got the wrong information so I was just missing that day.
The Maulid Nabi Festival is held every year in Egypt as the Egyptians are very respect to the Prophet Mohammed. Usually, a week before the H-day, a lot of non-permanent sweets shop are built in every place. They sell various sweets ranging from the cheapest to the expensive one. We can choose any sweets we want and buy it per-kilos or we just buy the box of sweets that already filled with various sweets. I didn't remember the name of all those sweets but generally, they're all looked almost the same. Made from the white sugar then add with various kind of nuts or coconut, it's almost similiar to Ting-Ting (sweets from Indonesia). For those who has a toothache problem, please......do not eat :)
The most interesting thing from The Maulid Nabi festival, there are a lot of Bride dolls (called Arrousa in Egypt). Every sweets shop sell it and they are dressed in a very colourfull colors such yellow, red, blue or white. I still don't know why bride dolls are sold in Maulid Nabi Festive but maybe it has been tradition from long-long time ago.
Only For God
Ya Tuhan
Lembutkanlah Diriku
Dalam Mempermudah Segala Persoalan Yang Sulit
Karna Aku Tahu
Semua Itu Mudah Bagi-Mu
Dan Aku Memohon Kemudahan
Untuk Urusan Dunia dan Akhirat
Ya Tuhan
Curahkan Rahmat dan Ampunan-Mu
Penuhilah Diriku Dengan Kebaikan
Selamatkanalah Diriku Dari Segala Dosa
Ya Tuhan
Jangan Kau Tinggalkan Aku
Dalam Kubangan Dosa
Kecuali Engkaupun Memberikan Ampunan
Dan Jangan Kau Tinggalkan Aku
Dalam Kesempitan
Kecuali Engkaupun Melapangkannya
Jangan Kau Tinggalkan Aku Dalam Kesakitan
Kecuali Engkaupun Memberikan Obatnya
Dan Jangan Kau Tinggalkan Aku
Ketika Aku Sedang Butuh
Kecuali Engkaupun Memenuhinya
Sunday, April 09, 2006
Wednesday, March 22, 2006
The Fashion Show
We went to the Fashion show held by the Egyptian goverment and joined by the Turkish Company for Fashion named Y-London. It was held in Mu'tamaraat (confrence center) in Nasr City, Cairo. It wasn't so nice (for me) because they didn't show the Haute Couture Collection but only a few clothes for ready to wear (pret a Potre).Me, together with Roiz, Rijal and Masao went at five and unfortunately, the exhibition weren't ready at all. It was so awful because they missed a lot of things such as lighting that weren't bright enough, or even the places has no point of interest to catch the visitor's eyes. I noticed only 5 or 6 that professional in displaying their collection.
Fashion is always changing in Egypt but the fashion show are rarely to held. They only make the fashion show for a limited person, especially for the very-very highclass people.
There are a lot of Fashion or life style magazine in Egypt or from other Arab League countries such as Dubai (Emirat) and Libanon. Almost 40 percent from them are moslem fashion magazine as we know that almost -but not all- women in middle east are veiled.
Friday, March 17, 2006
NU Games

Sbenarnya ni acara dah lama siyy, kira-kira smingguan yang lalu but karna banyak urusan so gak sempet di apdet. Acaranya diadakan oleh NU (namanya juga NU games) di Nadi Syabab, sbuah mini stadion di kawasan H-10. Dimulei dari acara pembukaan yang seruw banget coz ada pawai para peserta, pembacaan janji para pmain n wasit plus ada atlet yang bawa obor sgala, kuwren dech pokoknya :)
Acaranya sendiri diadakan slama 3 hari. Ada pertandingan sepak bola, volley ball, kasti dan catur. Para pesertanya dikelompokkan dari tiap-tiap angkatan mulei dari 2001 sampai 2005.
Puncaknya, pengumuman pemenang plus tasyakuran diadakan di Griya Jawa Tengah. Waaaa meriahnya euy!!! Dumulai abis Ashar, acara dibuka dengan pembacaan Barzanji. Dilanjutkan dengan hiburan-hiburan yang atraktif banget kayak baca puisi, pertunjukan rebana oleh angkatan 2005 (al-Mustawa) n diakhiri dengan Khatmul Qur’an. Paling seru…ya pengumuman pemenang, singkat ajha ya coz dah lupa, juara umumnya direbut oleh Paradise, kalo gak salah sih angkatan 2003-04.
Trakhir bangettttt acara makan-makan. Kebiasaan niyy kalo ada acara pasti makannya diakhir (yeee masih mending dikasih, hehehehe). Makan kita kali ini lontong sayur, lumayannn meski buat daku niyy yah terlalu pedass, hmmmppphh.
Saturday, March 04, 2006
Friday With Mahshi
Sampe jam 3 Aku gulungin mahshi tu sorangan coz si Hala udah terkapar :) n skalian nylesein cucian yang numpuk slama 1 minggu. Paginya sih rencananya mo dateng ke acara IKMAS Cup coz Aku didaulat bwat jadi juri puisi (hiyyy mang bisa ya??) tapi akhirnya kita smuwa malah gak bisa bangunnn, so tireeed.

Niyy resep Mahshi yang a la Mae :
- 1/2 kg tomat diblender (ato praktisnya bisa diganti saus tomat Heinz)
- 3 ato 4 cup beras, direndam sampe lunak
- Daun buat mahshi (gethu ngomongnya ke tukang sayur di Mesir) ; daun ketumbar (coriander), paterseli n daun sabat (drill herbs). Smuwaa dipotong lembut
- Daun kol, dikukus ato direbus sampe layu (jangan kelamaan yehh)
- Bawang merah besar 2 biji
- Bawang putih 3 siung
- Lada, garam n gula secukupnya
- Bumbu mahshi instan (kalo pengen ajhaa)
* Bawang merah n putih dicincang n ditumis
Masukkan garam, lada, gula n tomat blender. masak hingga matang
* Campur beras, daun-daun dan bumbu mahshi instan.
Tuang adonan tomat kedalam beras, aduk.
Kalo sukha, tambahkan aja saus tomat
* Finishing : taruh satu sendok kecil adonan beras diatas daun kol, gulung. Ato taroh adonan kedalam terung, tomat, paprika (smuwa dah dibersihin isinya yupp)
*Susun mahshi didalam panci, beri samnah (butter) sedikit, tuangi kaldu lalu rebus dengan api kecil hinga matang.
Ready to serve.


